Gejala Kerusakan Thermostat mobil Dan Cara Memperbaikinya
SEMAROTOMOTIF~Gejala kerusakan Thermostat pada umumnya dapat diketahui dari pergerakan indikator pengukur suhu mesin yang ada didashboard mobil, jika Anda menemui jarum indikator bergerak tidak menentu, jarum naik terlalu tinggi, temperatur mesin tidak stabil, atau tetap 'normal' meskipun kondisi suhu mesin panas berlebihan, ini adalah ciri-ciri kerusakan pada Thermostat mobil Anda.
Jika Anda memaksa mengemudi mobil dengan kondisi temperatur mesin yang tidak normal atau Ada gejala termostat yang rusak, ini dapat menggangu kinerja mesin Anda. Bahkan jika dibiarkan mesin Anda akan mengalami kerusakan yang serius.
Termostat adalah bagian penting yang membantu melindungi mesin Anda. Thermostat mengontrol aliran cairan pendingin, sehingga pemanasan mesin dapat bekerja seoptimal mungkin. Ini mengurangi keausan komponen mesin dan emisi bahan bakar.
Jadi, apakah Thermostat yang rusak bisa diperbaiki?
Memang benar, thermostat bisa diperbaiki, tetapi tergantung dari kerusakan Thermostat itu sendiri.
Namun sebelum Anda memutuskan untuk memperbaiki Thermostat, ada baiknya Anda cek dulu kondisi nya dengan cara berikut ini:
- Siapkan wadah atau panci dan isi air secukupnya, kemudian masukkan Thermostat kedalam wadah tersebut dan gantung Thermostat menggunakan benang. Usahakan Thermostat dalam posisi berdiri.
- Selanjutnya, panaskan air dalam wadah tersebut dan cek suhu air yang dipanaskan menggunakan termometer.
- Selanjutnya, periksalah suhu saat Thermostat terbuka untuk pertama kali dan saat Thermostat terbuka sepenuhnya.
- Ukur jarak kerenggangan saat Thermostat terbuka penuh.
- Jarak buka Thermostat = diatas 8 mm.
- Pembukaan awal = 76°-78° derajat Celsius.
- Posisi thermostat terbuka penuh = 95° derajat Celsius.
Ada empat penyebab utama kerusakan termostat mobil Anda :
1. Overheating
Termostat sebagai pengontrol panas mesin, dan menggunakan panas untuk membuka dan menutup katup. Komponen di dalam termostat hanya dirancang untuk mengatur cairan yang panas dan mendinginkannya sesuai batas ukuran standar panas mesin, sehingga jika suhu naik terlalu tinggi, akan menyebabkan termostat rusak.
2. Cairan Pendingin yang terkontaminasi
Lumpur dapat menumpuk di pendingin, dan bisa masuk ke dalam termostat. Ini dapat membatasi efektivitas aliran, atau mencegah cairan mengalir melalui termostat. Ini berarti termostat tidak akan mendapatkan pembacaan yang akurat, dan dapat menyebabkan mesin Anda terlalu panas atau terlalu dingin.
3. Cacat pabrik
Seperti kebanyakan suku cadang mobil lainnya, termostat diproduksi massal di pabrik. Terkadang, termostat lolos dari tahap pemeriksaan dengan cacat kecil yang dapat menyebabkan kegagalan termostat.
4. Faktor umur
Termostat terus-menerus dipanaskan dan didinginkan, dan setelah beberapa saat, komponen internal menjadi aus. Ini proses yang lambat, tetapi suhu di mana termostat akan terbuka semakin tinggi, sampai suatu hari mesin Anda terlalu panas.
Untuk mencegah masalah di atas terjadi, periksakan sistem pendingin Anda secara rutin.

Tidak ada komentar untuk " Gejala Kerusakan Thermostat mobil Dan Cara Memperbaikinya"
Posting Komentar