Cara Mengecek Kondisi Busi Mobil Mati atau Hidup
Busi adalah komponen pengapian yang sangat penting pada sebuah mesin. Khususnya pada mobil yang berbahan bakar bensin memiliki empat buah busi yang saling bergantian memercikkan bunga api pada setiap silinder pembakaran.
Alasan busi menjadi komponen yang sangat penting yaitu karena kerja busi berpengaruh pada nyala atau tidaknya mesin. Jika salah satu busi berkondisi lemah, otomatis pembakaran mesin menjadi tidak sempurna, tenaga mesin akan berkurang, konsumsi bahan bakar boros, bahkan jika salah satu busi mati total putaran mesin menjadi pincang dan tidak stabil.
Jadi, jika Anda mendapatkan mesin mobil pincang atau Anda berinisiatif ingin mengecek api busi, berikut inilah mekanisme atau cara yang bisa Anda lakukan:
Buka kap mesin Anda.
Nyalakan mesin. Jika memungkinkan, naikkan RPM atau setel gas ke putaran yang lebih tinggi.
Cabut satu demi satu kabel busi " tetap hati-hati saan mncabut, jika ada kebocoran kabel busi karena setrum listriknya lumayan mengagetkan" gunakan sarung tangan supaya api busi tidak menyambar ketangan Anda.
Perhatikan pula saat pencabutan kabel busi. Kalau busi itu normal maka RPM mesin bisa berubah atau RPM turun.
Sedangkan jika businya mati maka putaran mesin atau RPM tidak berefek sama sekali. Jika memang ada perubahan, RPM akan berubah hanya sedikit saja.
Bandingkan busi yang telah Anda cabut dengan busi lainnya untuk mengetes kenormalan.
Jika busi tersebut terindikasi mati, coba saja untuk membersihkan atau bahkan menggantinya. Lebih baiknya mengganti busi dan memasang busi yang normal (tidak harus baru).
Kalau busi sudah diganti tetapi hasilnya sama yaitu mesin tak mau menyala atau putaran mesin pincang, sebaiknya Anda oeriksa juga kabel busi, delco, koil dan CDI nya.
Selanjutnya adalah Gejala dan Penanganan Masalah pada Busi Mobil
Berwarna usang atau coklat. Ini merupakan pertanda bahwa busi mobil mendekati masa pensiunnya, sehingga Anda harus segera menggantinya.
Berwarna kemerahan-merahan atau kekuning-kuningan. Ini berarti ada hawa panas yang melanda mesin secara berlebihan. Biasanya, masalah ini timbul karena pendingin mesin bermasalah juga.
Terjadi kerak atau gosong. Ciri yang satu ini mengindikasikan adanya kesalahan yang terjadi pada bagian pengaturan bahan bakar. Maka dari itu, cek peranti kelistrikan dan aliran bensin.
Busi yang meleleh menggambarkan kondisi elektroda yang meleleh atau gosong sebagai akibat dari kebocoran mesin atau masalah kompresi yang mana sebagian oli turut terbakar pula pada mesin.
Kerak di kepala busi. Indikasi ini menunjukkan pengaturan bahan bakar buruk yang berakibat pada kebocoran pada bagian sill klep. Alhasil, busi pun kemasukan oli tersebut.
Busi yang basah berasal dari sisa-sisa pelumas yang menempel pada kepala busi dan elektroda. Oleh karena itu, periksalah ritme atau timing pengapian. Selain itu perbaiki juga bahan bakar.
Jadi, untuk tetap menjaga busi anda tetap awet lakukanlah perawatan minimal tiga bulan sekali dengan membersihkan busi mobil Anda.
Baiklah itu lah beberapa langkah atau Cara Mengecek Kondisi Busi Mobil Mati atau Hidup yang bisa anda lakukan sendiri dirumah.
Tidak ada komentar untuk "Cara Mengecek Kondisi Busi Mobil Mati atau Hidup"
Posting Komentar